Gelar Razia, Polisi Temukan Sopir dan Kernet Bus Medan-Bengkulu Menggunakan Sabu dan Ganja

Sopir dan Kernet Bus Medan-Bengkulu Menggunakan Sabu dan Ganja

Sopir dan Kernet Bus Medan-Bengkulu Menggunakan Sabu dan Ganja – Menjelang arus mudik, Polisi Kuantan Singingi (Kuansing) bersama dengan dinas terkait menggelar operasi rutin dengan melakukan tes urin. Hasilnya, ditemukan Banyak pengemudi bus dan kernet bus angkutan lebaran mengonsumsi obat-obatan.  Agen Domino99 Online

“Ini adalah kegiatan yang kami lakukan dalam rangka arus mudik lebaran, setiap kendaraan umum yang melewati daerah kami melakukan tes urine untuk pengemudi dan kernet,” kata Kapolsek Kuansing Fibri Karpiananto kepada detikcom, Jumat (8/6/2018). .

Fibri menjelaskan bahwa tes urin pengemudi, terutama pengemudi Lebaran, dilakukan dengan instansi terkait lainnya. Lembaga yang terlibat adalah BNN Kabupaten Kuansing, Dishub dan Dinkes.

Aktivitas tes urine ini membuahkan hasil. Satu bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang melewati halte bus dihentikan. Bus Son PO Simas dari Medan, Sumatra Utara, ke Bengkulu dihentikan dengan membawa 35 penumpang. Agen BandarQ Online

“Lalu periksa urin ke pengemudi dan kernetnya. Hasilnya positif mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ganja ,” kata Fibri.

Agen Domino Online, Agen Poker Online, Agen Domino99 Online, Agen BandarQ Online

Masih menurut Fibri, dalam hal ini, tiga orang positif mengonsumsi narkoba. Mereka terdiri dari driver dengan inisial MS, driver dengan inisial EPN, dan ACL kernet. Ketiganya diserahkan ke Kuansing Polisi Kuansing BBNK untuk penilaian.

Baca Juga : Polisi Tunggu Laporan Dari Via Vallen Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

“Sopir dan kernet tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan, kami menghubungi perwakilan bus di Pekanbaru untuk mengganti pengemudi dan kernet,” kata Fibri. Agen Poker Online

Masih menurut Fibri, ketika pemeriksaan, pengemudi dan bus kernet mengaku telah mengkonsumsi sabu dan ganja. Mereka mengonsumsinya di Medan sebelum bus berangkat ke Bengkulu.

“Kami akan terus mengecek rute mudik di daerah Kuansing untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang bus. Jika para pengemudi bus mengonsumsi obat-obatan, ini jelas berbahaya dalam lalu lintas,” tutup Fibri.

Artikel Asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *